Pihak Bea Cukai Korea Selatan menyita ribuan kapsul
selundupan dari Cina yang berisi bubuk daging manusia berasal dari janin
dan jenazah bayi, demikian menurut para pejabat. Pihak bea cukai
mengatakan kapsul yang dibuat di Cina timur laut itu diisi bubuk yang
dibuat dari jenazah bayi yang dipotong-potong kecil dan dikeringkan di
kompor.Para pria yang membeli kapsul itu disebutkan percaya
isinya dapat meningkatkan stamina seksual. Namun pihak berwenang menolak
mengungkapkan asal bayi dan siapa yang membuat kapsul, dengan
menyatakan kemungkinan bisa menjadi ketegangan diplomatik dengan
Beijing. Para pejabat Cina sendiri berupaya meredam produksi
kapsul-kapsul itu sejak tahun lalu.
Pihak Bea Cukai Korsel sudah
menggagalkan 35 upaya penyelundupan kapsul sejak Agustus tahun lalu dan
berhasil menyita 17.450 kapsul. Badan Pengawas Makanan Korea Selatan
mulai menyelidiki kasus itu tahun lalu dan belum ada laporan terkait
efek samping mereka yang mengkonsumsi kapsul itu.
Kapsul
yang mengandung daging manusia itu juga diperkirakan mengandung bakteri
dan bahan berbahaya lain. "Kapsul itu dipastikan mengandung bahan
berbahaya bagi tubuh manusia, termasuk bakteri super. Kami perlu
mengambil langkah lebih keras untuk melindungi kesehatan publik," kata
seorang pejabat Bea Cukai Korsel.
Makanan dan obat beracun
merupakan masalah besar di Cina. Namun, sejauh ini tidak ada yang
dijatuhi hukuman karena jumlah kapsul yang disita sedikit dan tidak
diperuntukkan untuk jual beli. Media Cina menyebut provinsi-provinsi di
timur laut merupakan sumber kapsul seperti itu.
Saat itu
Kementerian Kesehatan Cina mengatakan akan menyelidiki klaim itu. "Cina
memiliki ketentuan keras terkait dengan penguburan janin dan jenazah
bayi serta plasenta. Praktik apa pun terkait limbah medis seperti ini
dilarang keras," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Deng Haihua.
Selasa, 08 Mei 2012
Rahasia Kulit Putih Bersinar Katy Perry
Bintang pop Katy Perry tak hanya dikenal berkat lagu-lagu hitsnya.
Wanita bernama asli Katheryn Elizabeth Hudson ini juga dikagumi banyak
orang, pria dan wanita, karena kulitnya yang seputih susu dan terlihat
lembut bahkan tanpa kita perlu menyentuhnya.
Apa rahasianya?
Sebetulnya tak bisa disebut rahasia, karena di setiap wawancara dengan media, Katy tak pernah ragu membagi ritual perawatan kecantikannya. Berikut ini beberapa rangkumannya:
1. Dimulai sejak dini
Kulit putih mulus Katy Perry tak didapat secara mendadak sejak jadi penyanyi terkenal. Bahkan saat masih remaja pun, Katy memang sudah menjaga keindahan kulitnya dengan perawatan standar seperti mencuci muka pagi hari dan sebelum tidur, memakai pelembap di pagi hari, dan krim malam. Perawatan kulit tak perlu rumit atau mahal, cukup yang standar namun dilakukan secara rutin sedini mungkin.
2. Pelembap yang mengandung teh hijau
Menurut Katy, ini yang membuat kulit putihnya senantiasa terlihat lembap dan kenyal. Selain itu, pelembap yang mengandung teh hijau pun membantu Katy mengatasi jerawat yang biasanya muncul saat ia sedang kurang tidur.
3. Kosmetik yang mengandung sun screen
Sun screen adalah senjata wajib untuk menjaga kulit putih supaya tetap cerah dan sehat. Namun Katy Perry ternyata justru jarang menggunakan krim sun screen. "Semua kosmetikku sudah mengandung sun screen. Lagi pula, aku cenderung menghindari sinar matahari, dan saat sedang tur pun aku memilih diam di dalam ruangan daripada jalan-jalan ke luar. Aku seperti vampir," ujarnya.
4. Spray penyegar
Tersedia di toko-toko kosmetik dalam kemasan botol semprot, spray ini bukan hanya menyegarkan wajah yang lelah, tapi juga melembapkan kulit. Katy Perry selalu membawa spray ini di dalam tasnya. "Sangat membantu saat aku sedang dala penerbangan panjang di pesawat," ujar Katy.
Apa rahasianya?
Sebetulnya tak bisa disebut rahasia, karena di setiap wawancara dengan media, Katy tak pernah ragu membagi ritual perawatan kecantikannya. Berikut ini beberapa rangkumannya:
1. Dimulai sejak dini
Kulit putih mulus Katy Perry tak didapat secara mendadak sejak jadi penyanyi terkenal. Bahkan saat masih remaja pun, Katy memang sudah menjaga keindahan kulitnya dengan perawatan standar seperti mencuci muka pagi hari dan sebelum tidur, memakai pelembap di pagi hari, dan krim malam. Perawatan kulit tak perlu rumit atau mahal, cukup yang standar namun dilakukan secara rutin sedini mungkin.
2. Pelembap yang mengandung teh hijau
Menurut Katy, ini yang membuat kulit putihnya senantiasa terlihat lembap dan kenyal. Selain itu, pelembap yang mengandung teh hijau pun membantu Katy mengatasi jerawat yang biasanya muncul saat ia sedang kurang tidur.
3. Kosmetik yang mengandung sun screen
Sun screen adalah senjata wajib untuk menjaga kulit putih supaya tetap cerah dan sehat. Namun Katy Perry ternyata justru jarang menggunakan krim sun screen. "Semua kosmetikku sudah mengandung sun screen. Lagi pula, aku cenderung menghindari sinar matahari, dan saat sedang tur pun aku memilih diam di dalam ruangan daripada jalan-jalan ke luar. Aku seperti vampir," ujarnya.
4. Spray penyegar
Tersedia di toko-toko kosmetik dalam kemasan botol semprot, spray ini bukan hanya menyegarkan wajah yang lelah, tapi juga melembapkan kulit. Katy Perry selalu membawa spray ini di dalam tasnya. "Sangat membantu saat aku sedang dala penerbangan panjang di pesawat," ujar Katy.
Mau Berhenti Merokok? Ini Dia Cara yang Gampang
Akupunktur dan hipnotis telah dipromosikan sebagai cara
bebas-narkotika guna membantu perokok meninggalkan kebiasaan itu, dan
ada bukti kedua cara tersebut berhasil, demikian kajian penelitian atas
14 studi internasional.
Namun para peneliti itu, yang temuan mereka disiarkan di American Journal of Medicine, mengatakan masih ada banyak pertanyaan, termasuk seberapa efektif terapi alternatif itu dan bagaimana cara tersebut dibandingkan dengan metode konvensional untuk berhenti merokok.
Meskipun demikian, metode alternatif itu masih bisa jadi pilihan buat perokok yang ingin menghentikan kebiasaan mereka.
Menurut para peneliti yang dipimpin oleh Mehdi Tahiri dari McGill University di Montreal, Kanada, secara umum, perokok yang ingin berhenti mesti mula-mula mencoba pendekatan standar yang meliputi terapi pengganti nikotin, pengobatan dan penyuluhan perilaku, kata Tahiri.
"Tapi sebagian orang tak tertarik pada pengobatan," katanya. Ia menambahkan dalam banyak kasus, terapi standard tak berhasil. Lalu saya kira kita mesti dengan tegas menyarankan akupunktur dan hipnotis sebagai pilihan."
Para peneliti mendapati sebagian studi memperlihatkan perokok yang menjalani akupunktur tiga kali lebih mungkin untuk terbebas dari tembakau enam bulan atau satu tahun kemudian.
Hal serupa terjadi pada empat percobaan dengan menggunakan hipnotis; perokok memiliki angka keberhasilan lebih tinggi dengan terapi tersebut dibandingkan dengan orang yang mendapat sedikit bantuan.
Namun ada beberapa kekurangan, yaitu angka keberhasilan tidak selalu sama dalam semua percobaan yang dilakukan, kendati kecenderungan luas merujuk kepada manfaat pengobatan alternatif tersebut.
Satu studi pada 2008 yang menerapkan beberapa program akupunktur laser atas 258 perokok mendapati bahwa 55 persen perokok yang menerima pengobatan itu meninggalkan kebiasaan mereka dalam waktu enam bulan, sementara mereka yang tak diberikan pengobatan itu cuma berjumlah empat persen.
Namun satu studi 2007 dari Taiwan yang meneliti akupunktur jarum di sekitar telinga, daerah yang secara khusus menjadi sasaran bagi orang yang ingin berhenti merokok, melaporkan angka keberhasilan yang lebih rendah.
Hanya sembilan persen mereka yang menjalani tusuk jarum telah berhenti setelah enam bulan dibandingkan dengan enam persen orang yang berhenti merokok tanpa pengobatan tersebut.
Kondisinya serupa pada semua percobaan hipnotis. Dua studi memperlihatkan dampak mencolok: 20 sampai 45 persen pasien hipnosis bebas rokok enam bulan atau satu tahun kemudian. Dua percobaan lain memperlihatkan dampak yang lebih kecil.
Meskipun begitu, kata Tahiri, ada "kecenderungan" ke arah manfaat dalam seluruh studi mengenai akupunktur dan hipnotis.
Namun masih tetap ada pertanyaan, katanya, mengenai berapa banyak babak akupunktur atau hipnotis mungkin diperlukan, atau teknik khusus apa yang terbaik.
Sementara itu beberapa kajian lain telah menyimpulkan sang juri masih mencari terapi alternatif bagi orang yang ingin berhenti merokok.
Namun para peneliti itu, yang temuan mereka disiarkan di American Journal of Medicine, mengatakan masih ada banyak pertanyaan, termasuk seberapa efektif terapi alternatif itu dan bagaimana cara tersebut dibandingkan dengan metode konvensional untuk berhenti merokok.
Meskipun demikian, metode alternatif itu masih bisa jadi pilihan buat perokok yang ingin menghentikan kebiasaan mereka.
Menurut para peneliti yang dipimpin oleh Mehdi Tahiri dari McGill University di Montreal, Kanada, secara umum, perokok yang ingin berhenti mesti mula-mula mencoba pendekatan standar yang meliputi terapi pengganti nikotin, pengobatan dan penyuluhan perilaku, kata Tahiri.
"Tapi sebagian orang tak tertarik pada pengobatan," katanya. Ia menambahkan dalam banyak kasus, terapi standard tak berhasil. Lalu saya kira kita mesti dengan tegas menyarankan akupunktur dan hipnotis sebagai pilihan."
Para peneliti mendapati sebagian studi memperlihatkan perokok yang menjalani akupunktur tiga kali lebih mungkin untuk terbebas dari tembakau enam bulan atau satu tahun kemudian.
Hal serupa terjadi pada empat percobaan dengan menggunakan hipnotis; perokok memiliki angka keberhasilan lebih tinggi dengan terapi tersebut dibandingkan dengan orang yang mendapat sedikit bantuan.
Namun ada beberapa kekurangan, yaitu angka keberhasilan tidak selalu sama dalam semua percobaan yang dilakukan, kendati kecenderungan luas merujuk kepada manfaat pengobatan alternatif tersebut.
Satu studi pada 2008 yang menerapkan beberapa program akupunktur laser atas 258 perokok mendapati bahwa 55 persen perokok yang menerima pengobatan itu meninggalkan kebiasaan mereka dalam waktu enam bulan, sementara mereka yang tak diberikan pengobatan itu cuma berjumlah empat persen.
Namun satu studi 2007 dari Taiwan yang meneliti akupunktur jarum di sekitar telinga, daerah yang secara khusus menjadi sasaran bagi orang yang ingin berhenti merokok, melaporkan angka keberhasilan yang lebih rendah.
Hanya sembilan persen mereka yang menjalani tusuk jarum telah berhenti setelah enam bulan dibandingkan dengan enam persen orang yang berhenti merokok tanpa pengobatan tersebut.
Kondisinya serupa pada semua percobaan hipnotis. Dua studi memperlihatkan dampak mencolok: 20 sampai 45 persen pasien hipnosis bebas rokok enam bulan atau satu tahun kemudian. Dua percobaan lain memperlihatkan dampak yang lebih kecil.
Meskipun begitu, kata Tahiri, ada "kecenderungan" ke arah manfaat dalam seluruh studi mengenai akupunktur dan hipnotis.
Namun masih tetap ada pertanyaan, katanya, mengenai berapa banyak babak akupunktur atau hipnotis mungkin diperlukan, atau teknik khusus apa yang terbaik.
Sementara itu beberapa kajian lain telah menyimpulkan sang juri masih mencari terapi alternatif bagi orang yang ingin berhenti merokok.
8 Bahan Makanan yang Dapat Memerangi Selulit
Coba cek paha Anda, bagian bawah bokong, atau bagian bawah perut. Jika
tekstur kulit Anda di area tersebut cenderung kasar, bergelambir, dan
bergurat-gurat penuh lemak, itulah selulit. Selulit bukan hanya masalah
yang dialami orang-orang bertubuh gemuk. Bahkan pada yang bertubuh kurus
pun, terkadang selulit dapat ditemukan terutama di paha dan bokong.
Selulit disebabkan oleh banyak hal, di antaranya hormon, pola makan, gaya hidup yang tidak sehat, pakaian dalam yang terlalu ketat, dan faktor genetis. Selulit juga tak dapat dihilangkan secara permanen, namun kita bisa mengurangi penumpukan lemak di bawahnya dan membuat selulit terlihat berkurang dan penampakannya tersamar.
Berikut ini delapan bahan makanan yang dipercaya bisa memerangi selulit:
1. Blueberry
Buah mungil berwarna biru ini mengandung polyphenol yang sudah terbukti dapat mengurangi penumpukan lemak.
2. Sayuran hijau, kacang-kacangan, dan bawang putih
Bahan-bahan makanan ini memperkuat fungsi hati sehingga metabolisme tubuh dalam mengusir lemak menjadi lebih cepat.
3. Lemon
Sari lemon membantu mengusir racun dari dalam tubuh, termasuk lemak yang tak sehat. Agar lebih efektif, campurkan lemon dengan teh herbal atau teh jahe.
4. Jus hijau
Setiap hari, sempatkan mengonsumsi jus timun atau jus lain yang terbuat dari sayuran segar dengan kandungan serat yang tinggi.
5. Minyak zaitun
Tinggalkan minyak goreng yang diproduksi di pabrik dan sudah melewati berbagai proses pemanasan yang tak sehat. Gantikan dengan minyak zaitun yang bukan hanya lebih sehat tapi juga lebih enak.
6. Tauge
Tauge dan jenis-jenis kecambah lain memiliki kandungan enzim yang bahkan lebih tinggi dair sayur dan buah. Enzim ini sangat membantu dalam proses pencernaan.
7. Pepaya dan nanas
Sama seperti tauge, kedua buah ini juga memiliki kandungan enzim yang tinggi yang membantu tubuh mencerna bahan makanan termasuk lemak dengan lebih efektif.
8. Air mineral
Jangan bosan membaca artikel yang mengingatkan Anda untuk minum air mineral minimal 8 gelas sehari. Ini adalah kunci penting bukan hanya untuk menjaga kesehatan, tapi juga merawat kecantikan.
Selulit disebabkan oleh banyak hal, di antaranya hormon, pola makan, gaya hidup yang tidak sehat, pakaian dalam yang terlalu ketat, dan faktor genetis. Selulit juga tak dapat dihilangkan secara permanen, namun kita bisa mengurangi penumpukan lemak di bawahnya dan membuat selulit terlihat berkurang dan penampakannya tersamar.
Berikut ini delapan bahan makanan yang dipercaya bisa memerangi selulit:
1. Blueberry
Buah mungil berwarna biru ini mengandung polyphenol yang sudah terbukti dapat mengurangi penumpukan lemak.
2. Sayuran hijau, kacang-kacangan, dan bawang putih
Bahan-bahan makanan ini memperkuat fungsi hati sehingga metabolisme tubuh dalam mengusir lemak menjadi lebih cepat.
3. Lemon
Sari lemon membantu mengusir racun dari dalam tubuh, termasuk lemak yang tak sehat. Agar lebih efektif, campurkan lemon dengan teh herbal atau teh jahe.
4. Jus hijau
Setiap hari, sempatkan mengonsumsi jus timun atau jus lain yang terbuat dari sayuran segar dengan kandungan serat yang tinggi.
5. Minyak zaitun
Tinggalkan minyak goreng yang diproduksi di pabrik dan sudah melewati berbagai proses pemanasan yang tak sehat. Gantikan dengan minyak zaitun yang bukan hanya lebih sehat tapi juga lebih enak.
6. Tauge
Tauge dan jenis-jenis kecambah lain memiliki kandungan enzim yang bahkan lebih tinggi dair sayur dan buah. Enzim ini sangat membantu dalam proses pencernaan.
7. Pepaya dan nanas
Sama seperti tauge, kedua buah ini juga memiliki kandungan enzim yang tinggi yang membantu tubuh mencerna bahan makanan termasuk lemak dengan lebih efektif.
8. Air mineral
Jangan bosan membaca artikel yang mengingatkan Anda untuk minum air mineral minimal 8 gelas sehari. Ini adalah kunci penting bukan hanya untuk menjaga kesehatan, tapi juga merawat kecantikan.
Teh Hijau Bisa Menangkal Hepatitis C
Flavonoid yang terkadung dalam teh hijau bisa mencegah virus hepatitis C (HCV) masuk ke hati. Peneliti dari Jerman mengungkapkan epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang terkadung dalam teh hijau dapat mencegah masuknya HCV setelah transplantasi hati (penggantian hati).
Sandra Ciesek dan Eike Steinmann dari Hannover Medical School di Jerman meneliti efek molekul EGCG dalam mencegah HCV dari sel-sel melekat pada hati. "Katekin teh hijau seperti EGCG dan turunannya epigallocatechin (EGC), epicatechingallate (EKG), dan epikatekin (EC) menunjukkan sifat antivirus," kata Ciesek. Penelitian mereka mengeksplorasi efek potensial flavonoid ini dalam mencegah reinfeksi HCV setelah transplantasi hati.
Para peneliti berpendapat bahwa EGCG dapat menghambat masuknya sel HCV dengan bertindak pada sel inang (host) sebagai pelindung. Pretreatment sel dengan EGCG tidak mengurangi infeksi, namun bisa menghambat penyebaran HCV.
"EGCG pada teh hijau menghambat masuknya sel HCV dengan virus," Ciesek menambahkan,
Infeksi HCV dapat menyebabkan hepatitis kronis atau kanker hati primer. Menurut data WHO, penyakit ini diderita oleh 170 juta orang di seluruh dunia. Sementara ini pengobatan standar yang banyak diterapkan yaitu penggunaan interferon dengan ribavirin dan inhibitor protease. Namun sayang, cara ini baru dapat menghapus infeksi pada sebagaian kecil pasien. Pasien pada umumnya belum dapat merespon terapi ini.
Teh Hijau Atasi Obesitas
Jika Anda ingin mengurangi efek makanan
berlemak yang bersarang di pinggang, Anda mungkin bisa mencoba untuk
mengonsumsi teh hijau.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti Universitas Penn State menemukan bahwa senyawa di teh herbal tersebut dapat menurunkan berat badan pada seekor tikus.
Tikus yang digunakan untuk percobaan merupakan tikus yang mengalami obesitas. Para peneliti menggunakan dua tikus yang memiliki lemak tinggi dan keduanya diberikan jumlah makanan yang sama. Tikus pertama yang diberikan asupan Epigallocatechin-3-gallate (EGCC), sebuah senyawa yang ditemukan pada teh hijau, ternyata ampuh menurunkan berat badan hingga 45% dibandingkan tikus yang lain.
Tak hanya sekedar berat badan yang turun, dari penelitian tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan 30% lipid tinja.
"Tampaknya ada dua manfaat, awalnya, EGCG membantu tubuh untuk menyerap lemak dan, kedua, meningkatkan kemampuan untuk memanfaatkan lemak," ujar peneliti Joshua Lambert.
Lambert juga menambahkan seseorang yang meminum secangkir teh hijau per hari akan mendapatkan asupan EGCG, tapi penelitian terbaru mengindikasikan bahwa, mengonsumsi teh hijau tidak berpengaruh pada nafsu makan, dan hanya dapat memperlambat penambahan berat badan.
Ketahui Efek Merugikan dari Teh Hijau
Teh hijau memang sudah diyakini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain kaya antioksidan, beberapa penelitian menunjukkan jika teh hijau mampu menurunkan berat badan bagi penikmatnya. Tapi mungkin, beberapa fakta berikut ini perlu Anda ketahui.
Bagaimana dan kapan harus meminum teh hijau:
Miliki kesegarannya
Menyeduh teh hijau yang segar memang sehat dan baik untuk tubuh. Anda boleh menikmatinya panas atau dingin tapi pastikan tidak disimpan lebih dari satu jam. Sebaiknya menghindari minum teh hijau saat sangat panas, karena bisa menyebabkan kanker tenggorokan. Jika Anda menyimpan teh dalam waktu yang lama, ia bisa kehilangan vitamin dan antioksidan. Selain itu, sifat anti-bakterinya juga akan berkurang. Malah, teh akan menyimpan banyak bakteri jika dibiarkan terlalu lama. Jadi, segera meminumnya untuk menghindari efek samping bagi tubuh.
Satu jam sebelum makan
Orang yang diet menyukai minum teh hijau sebelum makan, karena teh hijau bermanfaat menurunkan berat badan. Teh hijau dapat mengontrol nafsu makan untuk waktu yang cukup lama. Waktu yang ideal untuk meminum teh hijau adalah satu jam sebelum atau setelah makan. Hal ini karena teh hijau mengandung kafein yang mengontrol nafsu makan. Jadi, jika diminum satu jam sebelum makan, teh hijau dapat mengendalikan rasa lapar. Jika ingin menghindari cemilan berat di sore hari, minum teh hijau dengan biskuit rendah lemak. Hindari minum teh hijau di pagi hari, terutama pada perut kosong.
Jangan digabung dengan obat
Untuk menghindari efek samping dari obat-obatan dan teh hijau, jangan pernah mengonsumsi keduanya bersamaan.
Efek samping
Teh hijau yang sangat pekat memiliki kandungan kafein dan polifenol yang tinggi. Bahan-bahan dalam teh hijau memiliki efek samping pada tubuh. Teh hijau yang kuat atau pekat dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sulit tidur, tekanan darah tinggi bahkan jantung berdebar.
Porsinya
Sudah dijelaskan sebelumnya, mengonsumsi teh hijau berlebihan memicu efek samping. Meminumnya lebih dari 2-3 cangkir teh hijau dapat membahayakan tubuh Anda. Karena teh hijau mengandung kafein. Maksimal 3 cangkir saja setiap hari.
Langganan:
Postingan (Atom)
Klan Cahaya X Klan Hitam "Part 1"
Vision Pagi itu tidak terlihat adanya hal-hal aneh yang terjadi. Lisa dan sahabatnya menjalani perkuliahan seperti biasanya. ...
-
Guinness World Records di London, Inggris, mencatatkan secara resmi Candi Borobudur sebagai situs arkeologis Candi Buddha terbesar di duni...
-
Ilustrasi: Tablet Amazon Kindle Fire Sukses membesut tablet berformat layar 7 inchi yang dijuluki sebagai Kindle Fire, kini Amazon kembal...
-
Saya adalah orang yang sering membeli barang bekas. Kebanyakan mebel saya bekas, dan saya menghemat lebih dari 50 persen untuk beberapa ba...






